Beranda > Selayang Pandang > Rektor Unpad, “Bukan Bahasa Ibu, Tapi Bahasa Seke Seler”

Rektor Unpad, “Bukan Bahasa Ibu, Tapi Bahasa Seke Seler”

Laporan oleh: Eka Bahtera

[Unpad.ac.id, 21/02/2011] Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, mengusulkan perubahan sebutan “Hari Bahasa Ibu” menjadi “Bahasa Suku Bangsa” atau “Bahasa Seke Seler” dalam bahasa Sunda. Menurut Prof. Ganjar, penyebutan yang ditetapkan oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization) tersebut salah kaprah.

Peserta pasanggiri tarucing cakra sedang serius mengerjakan soal (Foto: Tedi Yusup)*

“Bukan bahasa indung (ibu) seharusnya. Apabila kita berbicara bahasa ibu, itu berarti bahasa yang diajarkan oleh ibu pada anaknya. Jika ibunya mengajarkan Bahasa Indonesia, maka bahasa ibunya Bahasa Indonesia. Jika mengajarkan Bahasa Inggris, maka bahasa ibunya Bahasa Inggris,” papar Prof. Ganjar, saat ditemui seusai acara Mieling Poe Basa Indung Sadunya 2011 (Memperingati Hari Bahasa Ibu Sedunia 2011) di Kampus Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Senin (21/02).

Dalam penjelasannya, Prof. Ganjar mengatakan bahwa seharusnya nama bahasa ibu itu di ganti menjadi bahasa suku bangsa karena menurutnya inti dari peringatan tersebut adalah memperingati bahasa suku bangsa atau bahasa seke seler.

Terkait dengan kesalahan penggunaan nama hari ibu, Rektor Unpad berencana akan membuat usulan penggantian nama menjadi bahasa suku bangsa untuk disampaikan pada UNESCO. “Nanti kita akan bentuk timnya, mengajukan pada pemerintah yang seterusnya akan kami ajukan ke UNESCO,” papar Prof. Ganjar.

Pasanggiri Tarucing Cakra 2011
Sementara itu, dalam rangka Mieling Poe Basa Indung Sadunya 2011 (Memperingati Hari Bahasa Ibu Sedunia 2011), Unpad menggelar serangkaian kegiatan, salah satunya adalah Pasanggiri Tarucing Cakra (Lomba Pengisian Teka-Teki Silang) dalam Bahasa Sunda dengan menggunakan program komputer. Gelaran yang merupakan ide dari Rektor Unpad, ini sudah dilaksanakan memasuki tahun ke empat dan bisa dikatakan merupakan yang pertama di Indonesia.

“Pengisian TTS berbahasa Sunda ini dilombakan secara massal dengan menggunakan program komputer. Ini tahun ke empat, dan bisa dikatakan ini merupakan yang pertama di Indonesia, bahkan di dunia,” tutur Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia saat ditemui disela-sela acara Pasanggiri Tarucing Cakra di Halaman Bale Rumawat Padjadjaran Kampus Unpad Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Senin (21/02).

Rektor mengatakan bahwa acara ini merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan dan melestarikan Bahasa Sunda dengan pemakaian pemograman komputer Teka-Teki Silang. “Saya rasa ini menarik, memperkenalkan Bahasa Sunda dengan menggunakan teknologi,” paparnya.

Pasanggiri Tarucing Cakra yang pertama di gelar pada 2008 silam ini menggunakan pemograman komputer hasil inovasi Dadan Sutisna dari Paguyuban Panglawungan Sastra Sunda (PP-SS). Diikuti oleh 83 peserta dengan kategori pelajar SMA/K dan umum.

Koordinator Unit Pagelaran dan Kesenian Unpad yang juga merupakan Koordinator Mieling Poe Basa Indung Sadunya, Ayi Deni mengatakan bahwa soal yang diberikan berbeda antara pelajar dengan umum kemudian para peserta di beri waktu selama dua jam untuk mengisi TTS.

“Soal sudah pasti berbeda, kita kasih berdasarkan kategori. Untuk penilaian sendiri kami menilai dari ketepatan dan kecepatan waktu pengisian soal. Untuk waktunya selama dua jam, apabila setelah dua jam, maka program komputer tersebut akan mati secara otomatis,” tutur Ayi yang akrab di sapa Abo.

Tampil sebagai pemenang dalam Pasanggiri Tarucing Cakra kategori pelajar adalah Ahashonat Khoerunnisa sebagai juara pertama dengan nilai 161. Juara kedua adalah Gunelar Trio Anggoro dengan nilai 149, serta M. Dzaki Tirtaramadhan sebagai pemenang ke tiga dengan nilai 134.

Sementara untuk kategori umum, Darpan menyabet juara pertama dengan nilai 364. Sebagai juara ke dua adalah Yusup Maulana dengan nilai 356, serta juara ketiga di raih oleh Atep Kurnia dengan nilai 330. (eh)*

sumber: http://www.unpad.ac.id/archives/39429

Kategori:Selayang Pandang
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: